Peradaban Fir’aun

Mesir merupakan kawasan yang paling subur di Afrika. Oleh sebab itulah, penduduknya sangat padat. Di wilayah itu berdirii sebuah pemerintahan Fir ‘aun, pemerintahan yang para penguasanya mengaku sebagai tuhan. Mereka memaksa penduduk untuk membangun piramid dan berhala-berhala yang besar. Mereka menyebut ini sebagai “peradaban”,  padahal tidaklah demikian adanya.

Pada saat itulah Ibrahim dan istrinya Sarah datang ke Mesir. Fir’aun menginginkan Sarah untuk menjadi istrinya. Narnun, Allah menyelamatkannya dari kekotoran tangan Fir’aun itu. Lalu, Fir’aun menghadiahkan seorang wanita yang bernama Hajar kepada Sarah yang kemudian memerintahkannya untuk secepatnya meninggalkan Mesir, sebagai-mana yang kitavsinggung sebelum ini.

Allah menjadikan para penguasa Mesir itu takluk di bawah kekuasaan para penggembala yang datang dari negeri Syam. Kekuasaan para pengembala itu semakian kuat dan kokoh. Mereka mampu menguasai semua kawasan itu dan menjadi raja-raja. Mereka dikenal dengan sebutan Heksus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s