Awal Penciptaan Manusia

Definisi Umat Islam

Umat Islam adalah kelompok yag diikat oleh akidah Islam sepanjang sejarah. Maka, siapapun yang mengikuti Nabi mereka sejak zaman Nabi Adamn as hingga Nabi Muhammad SAW atau siapa saja yang akan senantiasa berjalan di jalan hidayah dan petunjuk Allah SWT hingga hari kiamat dan beriman dengan Allah SWT, maka mereka adalah umat Islam.

Ikatan primordial mereka adalah aqidah, bukan bahasa ataupun historis, bukan pula ikatan geografis atau asal usul dan yang lainnya.

Makhluk Pertama (Adam AS)

Adam as adalah bapak semua manusia dan makhluk pertama yang Allah ciptakan dari kalangan manusia. Dia adalah Nabi Allah yang pertama. Hikmah Allah telah mengiginkan untuk menjadikan seorang khalifah di muka bumi ini dan senantiasa menyediakan semua sumber data dan potensinya untuk khalifah dimuka bumi ini. Makhluk tersebut adalah Adam as yang Allah ciptakan dari tanah dan ditiupkan padanya sebagian ruh-Nya. Allah ajarkan padanya semua nama-nama. Lalu Allah perintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya. Allah SWT kemudian mengusir Iblis tatkala dia menolak untuk bersujud kepada Adam (QS. 2 : 30)

Kemudian Allah menciptakan Hawa sebagai isterinya. Hawa Allah ciptakan dari tulang rusuk sebelah kiri Adam. Kemudian keduanya Allah tempatkan di dalam Surga. Sedangkan Iblis yang telah bersumpah untuk memperdaya Adam dan anak cucunya masih tinggal bersama keduanya sampai dia berhasil memperdayakan keduanya. Sehingga atas bujukan iblis, mereka memakan buah dari pohon yang Allah haramkan. Mereka berdua sangat menyesali apa yang mereka perbuat dan keduanya bertobat. Allah SWT memberikan tobat-Nya kepada keduanya (QS. Thoha : 121-122). Lalu Allah turunkan mereka ke Dunia.

Malaikat jibril mengajari Adam bagaimana cara menempuh kehidupan di bumi seperti bercocok tanam, mengembalakan binatang, dan lainnya. Kemudian Adam bercocok tanam dan makan dari hasil cocok tanam tersebut. Dia berusaha keras untuk mendapatkan makanan sehari-hari. Kemudian Allah memberikan karunia keturunan kepada mereka.

Terjadi perbedaan pendapat di kalangan sejarahwan tentang tempat turunya nabi Adam di muka bumi. Pendapat mayoritas menyebutkan bahwa Adam diturunkan di Jazirah Arabia. Sejak saat itulah manusia berbentuk manusia dalam bentuknya yang indah dan sempurna. Dia tidak mengalami evolusi dari bentuk kera kemudian menjadi manusia sebagaimana disebutkan oleh manusia-manusia materialis, para penganut teori evolusi yang batil dan munkar. (QS. At-Tiin : 4);

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s